Dalam rentang waktu satu tahun, ada bulan-bulan tertentu yang jadi saat yang tepat untuk jual rumah atau properti lain karena pada saat itu permintaan akan properti lebih tinggi daripada bulan-bulan lain. Bulan apa saja? Ini dia.

April
Permintaan properti meningkat karena banyak perusahaan yang memberikan bonus pada Maret. Uang bonus tersebut dikombinasikan dengan gaji ke-13 yang diterima pada awal tahun.

Oktober, November, dan Desember
Untuk pengembang kuartal keempat ini merupakan waktu yang cocok untuk meluncurkan produk baru. Pembeli bisa melakukan pemesanan dan bisa mulai mencicil di awal tahun.

Terlepas dari bulan-bulan yang sudah disebutkan, ada waktu yang sebaiknya dihindari, yakni bulan Ramadan serta satu bulan setelah Lebaran. Pada saat itu, pengeluaran orang terfokus pada urusan pangan dan sandang (plus mudik). Bulan Juni dan Juli juga bukan bulan bagus untuk jual rumah karena bertepatan dengan pengeluaran orang untuk biaya sekolah.

Hal lain yang patut jadi pertimbangan adalah suku bunga KPR. Ketika suku bunga tinggi, orang biasanya menunggu. Suku bunga KPR 12 persen masih bisa ditoleransi. Di atas angka itu, tunda dulu penjualan rumah, kecuali kepepet.