rencana pertama hari jumat sepulang dari kantorku langsung ketemu di RSIA Hermina Depok, tapi karena terlalu lelah maka istriku yang tempat ngajarnya di NF depok 2 timur mengurungkan niat kita utk ngecek perdana kehamilannya (padahal RSIA Hermina searah jalan pulang kerumah), yasut daripada nanti si ummi lelah mendingan gak jadi.

rencana besoknya, sabtu, untuk ngecek sempat batal soalnya dokter ahli kandungan yang bertugas kebanyakan laki-laki, setelah dibolak-balik baca jadwal dokter ternyata ada satu dokter wanita namanya dr. Nining,..tapi sayang dari pagi buta keburu keasyikan ngurusin bumbu ayam bakar yang maw dilaunching bulan Januari, akhirnya dikelarin dulu urusan dapur ini, semua bumbu disiapkan utk siap dikerjakan nanti sorenya

anyway pas udah maw siang buru-burulah kita pesan jadwal dokter via phone, dan tepat usai solat zuhr kita meluncur ke Hermina Depok wwuuuuzzzz…setiba disana kita masih bisa mendaftar dan duduk diruang tunggu didepan kamar nomor 111. Jam tangan sama jam dinding rumah sakit terus maju jalan tiap menit dan membuat istriku cemas “jam ngajar di NF jam 14.00 wib A’ dibatalin az dech ketemu dokternya?” seorang ibu muda sebelumnya membatalkan jadwalnya, karena sepertinya diliat dari penuhnya bangku ruang tunggu memang banyak juga yang memilih dokter kandungan perempuan yaah otomatis antriannya panjang, yg gelisah dan tanya-tanya ke suster juga banyak.

yo wislah kita cancel pertemuan perdana dengan dokter krn pertimbangan jadwal ngajar istri di NF sudah maw lewat, kita temui perawat dan meminta maaf untuk membatalkan janji krn alasan diatas (tapi perawat juga minta maaf lahir bathin krn kalo akhir pekan sering penuh). Diluar gedung mulai gelap gerimis mulai runtuh makanya langkah kita berdua dipercepat supaya bisa langsung naik kendaraan dan aman dari hujan.

keesokan harinya (minggu) ngga bisa ketemuan dokter apalagi bakar ayam yang sudah kita siapkan bumbunya, kita berdua meluncur ke Bintara kalimalang setengah harian untuk menghadiri WUnya Irfan Afriadi, akhirnya diluar rencana hari senin jam 11 siang kita menuju ke Hermina bertemu dr. Arju Anita, seorang ibu dokter yang cukup informatif menjawab pertanyaan kita berdua, namanya pernah saya baca disebuah blog yg menyebutkannya sebagai dokter pengganti dr.Nel, intinya adalah “usia kantung janinnya sudah 6 minggu 4 hari, makanan tetap sama porsinya tapi dibagi tiap jam kalo mual, jangan naik turun tangga, aktifitas tetap tapi jangan yang berat2, makan dan minuman yang dimasak matang, tak ada pantangan makanan ataw minuman, buah2an juga tidak ada pantangan tapi kalo mual kurangi yang berefek ke lambung seperti nangka krn getahnya membuat mual, kurangi frekuensi hubungan suami istri, gunakan tangan sebagai penopang badan thd goncangan kalo naik kendaraan umum..dst..dst..dst”

syukran jazakillah bu dokter atas infonya