MasyaAllah telat banget niy tulisan..tapi keun-lah (sunda=biarkeun=biarkan) daripada ga dituangin ke secarik kertas mendingan disimpan abadi dimemori web.

Sudah “basi” sebenarnya event Idul Adha 14 hari yang lalu dengan kemeriahan pesta pora khidmatnya, ratusan ribu (mungkin jutaan kali ya) darah hewan qurban mengalir pada 3 hari tasyrik 11,12,13 dzulhijah. hampir mirip dengan fenomena zakat fitrah event qurban menjadi kegiatan solusi sosial dari Islam, merata semua mendapatkan daging potong hewan qurban tak ada istilah mampu ataw tidak mampu semua dapat.

Tapi untuk daerah yang jumlah hewan qurbannya minim terjadi pengecualian, biasanya diprioritaskan golongan yang kurang mampu untuk mendapatkan bagian dari potongan hewan qurban, seperti yang biasa terjadi dikampung halamanku yang ketiga (kampung halaman pertama didepok, kedua di ciamis tempat nini-aki, ketiga didesa cangkuang kulon Bandung). Biasanya didesa ini cuma seekor domba untuk satu Rt, sekitar 70 Kepala Keluarga, bisa dibayangkan selama beberapa tahun kebelakang satu rt ini cuma bisa memotong seekor domba ukuran 35 kg-an, dan itu pun dari satu orang, uniknya padahal daerah desa ini bersebelahan dengan kompleks perumahan diwilayah cibaduyut, sebuah daerah yang terkenal sebagai pusat industri sendal dan sepatu dibandung..yaah inilah realitas yang ternyata tidak hanya terjadi disini, setelah kontak ke beberapa teman2 dari daerah lainpun mereka mengalami hal yang sama. 

Berangkat dari keinginan untuk berbagi suka diacara pestanya umat muslim di Idul Adha, saya dan istri mencari cara cerdik kreatif untuk bisa mendapatkan hewan qurban untuk dipotong disana (padahal kami berdua belum punya dana untuk bisa berquban), lalu terbersitlah untuk membuat program Tebar Qurban, dan sebagai akhirnya untuk tahun ini Alhamdulillah bisa terkumpul 7 hewan qurban yang terdiri atas 2 kambing dan 5 domba, semuanya berkat kerja team dari kami semua mulai dari pencarian hewan qurban,pembeli qurban dan pemotongan serta distribusinya.

kerja yang luar biasa dari satu team gabungan : ketua Rt, sanak family ketua Rt, Warga sekitar, dan sepasang suami istri…ada harapan yang sangat bagus dari bu Rt (yang juga merangkap jabatan sebagai ibu mertua :P) yaitu tahun 2010 nanti ditargetkan 30 hewan qurban terkumpul…insyaAllah dengan ikhtiar maksimal dan izinNya PASTI BISA